Tampilkan postingan dengan label KATA MUTIARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KATA MUTIARA. Tampilkan semua postingan
Rabu, 10 Februari 2016
Rabu, 03 Februari 2016
USAIKAN SAJA
USAIKAN SAJA
Rembulan emas menari melambai gemulai..
Perlahan awan berarak menutupi kilaunya…
Hembusan angin barat menambah kelam suasana…
Lengkaplah sudah suasana senyap sendiri….
Sejenak ku berpindah ke sudut ruang redup..
Kupiir seribu kali tentang kebenaran rasa ini…
Tak ada yang mengusahakan…
Kenapa harus ada….
Rasa yang seharusnya tak pernah ada…
Karena keberadaanya jatuh di bumi yang salah..
Bersemi di musim yang tak semestinya…
Dan mekar mengembang terlambat tak selayaknya…
Mencoba bermain ria dengan fantasi..
Mengabaikan tentang kenyataan..
Siapa saya …siapa kamu…
Sama sama telah dimiliki…
Akan lebih banyak lagi yang tersakiti..
Jika tak segera di ahiri…
Maaf cinta terlarangku…usaikan saja kisah ini
PUISI - LUPAKAN
LUPAKAN
Mawar putih berduri….
Gemuruhnya memecah hening malam….
Angin dingin merasuk dada yang mulai sesak pengap…
Menemani raga yang dibalut kesepian….
Meringkuk sembari terbang tak jelas arah….
Kenapa….
Kenapa kesendirianku menantang kelaki lakianku…
Menggiring konyolnya ego…
Yang terus menyiksa merajam menusuk batin…
Dan Cuma aku yang tahu bahasa derita ini…..
Disini aku terpaku menghitung waktu…
Disana gadisku sedang memadu kasih…
Dengan seseorang yang telah mengikatnya…
Tanpa kuasa ku melepasnya….
Sejenak ku katupkan kedua mataku…
Kudengar kan nurani yang sedang memainkan kebijaksanaannya….
Lantang menghentak membentak sambil memaksaku menjawab….
Samapai kapan kau berada di hutan terlarang…..
Sudahi saja..jika waktumu ingin lebih berbobot…
Iyaa…aku pun mulai tersadar …..
Yang tak semestinya ini,selayaknya ku purnakan…
Mawar putih berduri….
Gemuruhnya memecah hening malam….
Angin dingin merasuk dada yang mulai sesak pengap…
Menemani raga yang dibalut kesepian….
Meringkuk sembari terbang tak jelas arah….
Kenapa….
Kenapa kesendirianku menantang kelaki lakianku…
Menggiring konyolnya ego…
Yang terus menyiksa merajam menusuk batin…
Dan Cuma aku yang tahu bahasa derita ini…..
Disini aku terpaku menghitung waktu…
Disana gadisku sedang memadu kasih…
Dengan seseorang yang telah mengikatnya…
Tanpa kuasa ku melepasnya….
Sejenak ku katupkan kedua mataku…
Kudengar kan nurani yang sedang memainkan kebijaksanaannya….
Lantang menghentak membentak sambil memaksaku menjawab….
Samapai kapan kau berada di hutan terlarang…..
Sudahi saja..jika waktumu ingin lebih berbobot…
Iyaa…aku pun mulai tersadar …..
Yang tak semestinya ini,selayaknya ku purnakan…
Cintaku Terlarang
Sepotong kertas terbawa kencangnya hembus nafasku….
Aksara aksara rintihan hati mulai memaksaku untuk membaca…..
Menyimak kisahku yang diragukan kebenarannya…
Apalah kuasaku,jika ujung ke ujung terbalur rasa sayang…..
Telah meresap merata desetiap poro pori terkecil sekalipun….
Entah apa yang sepantasnya ku atas namakan rasa ini….
Entah anugerah ataukah musibah kah di masa nanti
Aku tak tau,aku pun tak menghiraukan…..
Itu Adalah rasa yang membawa ku sejauh ini…
Buta dengan segala isyarat manusia yang mencerca…
Tuli dengan semua omongan sampah….
Aku hanya setia kepada rasa sayang…..
Hingga nanti akan ada hening suasana….
Waktu aku benar benar perkasa menyangga keputusan…
dia harus kuhapuskan dari kanvas hatiku…
Karena tak ingin terus menambah lebar luka…
Meskipun sampai saat nya nanti…
Aku cukup jantan untuk berlari menjauh …
Karena dia telah memilih penjaganya..
Yang sama sekali tak boleh kulawan…
Karena ini semua sudah terlarang…
Karena dia adalah pemilikmu…
Dan akulah pemilik rasa sayang yang terlarang……
Cinta dipermainkan
Cinta Dipermainkan
Lambat waktu mengalir
Memainkan dunia dengan sandiwara
Seperti cintamu
Yang hanya mmpermainkan cintaku
Inikah cinta yang kau berikan
Agar aku tahu betapa sakitnya duka
Inikah janji yang kau ucapkan
Agar aku tahu betapa sakitnya dihianati?
Apakah ini arti kebahagiaan
Yang kemudian menjadi jurang penderitaan
Apakah ini impian yang ingin kau tunjukan
Perpisahan dan penderitaan?
Ya Tuhan,
Cinta ini telah membuatku bersabar
Tapi kesabaran itu menjadi langkah untuk mewujudkan sakit
Cinta ini telah membuatku pengertian
Tapi pengertian ini membebaskan perselingkuhannya
Cinta ini telah begitu membuatku percaya
Hingga cemburu pun aku tahan
Aku sakit Wahai Tuhan
Tidurkan aku sekejap
Hingga rasa sakit itu hilang dari jiwa
Menguap bersama masa
Buat aku hilang ingatan
Agar tak tersisa segala kenangan
Aku yang begitu letih
Memohon belas kasihmu dengan hati perih
Aku dan Cintaku
AKU DAN CINTAKU
Mengepal jari jariku yang murka karena kenaifanku…
Semakin lebar menganga luka saat cincin di jari menekan kasar
Cincin sebagai pertanda siapa aku….
Tak mungkin kulepas lingkaranmu ….
Dilain pihak pesonamu sungguh menundukanku…
Bayang bayang hasrat bersama mulai menyapa kami…
Akupun menjadi pikun dan pelupa….
Aku sudah dimilikinya,tapi aku sangat ingin memlikimu….
Tak mungkin pula bertahta dua tiara dalam satu kepala….
Seindah apapun dan semegah apapun itu…..
Kamu telah melengkapi kekurangannya….tapi kamu tetap kamu….
Dua mata koin yang terus menghujani keteguhanku……
Wahai engkau yang maha menyayangi ……
Luluhkan hatiku dari membatunya jiwa karena nafsuku…..
Ratakan ukiran nama itu dari cakrawala hatiku…
Dan kuatkanlah hati kami semua
Mengepal jari jariku yang murka karena kenaifanku…
Semakin lebar menganga luka saat cincin di jari menekan kasar
Cincin sebagai pertanda siapa aku….
Tak mungkin kulepas lingkaranmu ….
Dilain pihak pesonamu sungguh menundukanku…
Bayang bayang hasrat bersama mulai menyapa kami…
Akupun menjadi pikun dan pelupa….
Aku sudah dimilikinya,tapi aku sangat ingin memlikimu….
Tak mungkin pula bertahta dua tiara dalam satu kepala….
Seindah apapun dan semegah apapun itu…..
Kamu telah melengkapi kekurangannya….tapi kamu tetap kamu….
Dua mata koin yang terus menghujani keteguhanku……
Wahai engkau yang maha menyayangi ……
Luluhkan hatiku dari membatunya jiwa karena nafsuku…..
Ratakan ukiran nama itu dari cakrawala hatiku…
Dan kuatkanlah hati kami semua
Sang Pencipta Langit dan Bumi
SANG
PENCIPTA LANGIT DAN BUMI
Dia yang maha sempurna
Terucap kata beribu syukur
Atas nikmat yang telah DIA beri
Dia yang pengasih…….
Yang menciptakan kasih sayang diantara umatnya
Dia yang maha memberi……
Memberi nikmat di sela-sela hembusan nafas
Dia yang maha segalanya…..
ALLAH tuhan semesta alam
Pemilik isi dunia
Pencipta seluruh alam
kepadaNYAlah kita kembali
Dan padaNYAlah tempat segala hal
Harus dicurahkan
Karna Dia maha tau isi hati
Dialah ALLAH Swt….
Dia yang maha sempurna
Terucap kata beribu syukur
Atas nikmat yang telah DIA beri
Dia yang pengasih…….
Yang menciptakan kasih sayang diantara umatnya
Dia yang maha memberi……
Memberi nikmat di sela-sela hembusan nafas
Dia yang maha segalanya…..
ALLAH tuhan semesta alam
Pemilik isi dunia
Pencipta seluruh alam
kepadaNYAlah kita kembali
Dan padaNYAlah tempat segala hal
Harus dicurahkan
Karna Dia maha tau isi hati
Dialah ALLAH Swt….
CINTAKU PADA SANG MAHA PENCIPTA
hati tak terbatas bumi.
pandangan mata tak
mampu menerawang sunyi.
lautpun tak bertepi.
syukurku menembus
tingginya langit.
tak mampu ku
mengungkap dengan kata.
namun sanggup ku
utarakan dengan makna.
hanya Cinta-Mu yang
dapat kuatkan diriku.
hanya Cintaku yang
dapat ku persembahkan untuk-Mu.
mudah merangkai kata
Cinta.
tapi tak mudah untuk
membuktikan kata dengan nyata.
wahai Pencipta Cinta,
kan ku jalani apa yang Engkau pinta.
walau itu kan
buyarkan mata.
akan kegemilangan
dunia fatamorgana.
wahai Pemilik Syukur,
kan kulawan apa yang Engkau benci.
dengan Hati kuat
terpatri.
akan panji-Mu yang
Maha Suci.
wahai penguasa Hati,
ku mencintai-Mu penuh arti.
tak peduli apapun
akan ku hadapi.
demi meraih ridha-Mu
Yang Maha Tinggi.
Puisi Untuk Sahabat
Berjalan mengukir sejarah
Meniti sang waktu dalam lingkaran masa
Jauh sebelum kita bertemu
Takdir telah menggariskan kita hidup dalam satu waktu
Persahabatan ini adalah gelang kehidupan
Yang mengikat tangan kita dengan kasih dan sayang
yang kan menjadi senyum saat kita bersedih
Yang akan menjadi keyakinan saat kita ragu
Persahabatan ini adalah genggaman tangan kita
Takan terjatuh saat kita bersama
Takan tersesat saat kita beriringan melangkah
Takan takut saat kita saling menguatkan
Wahai sahabat,
Engkaulah bintang di pundakku
Seperti malaikat yang mencatat amalku
engkaulah yang mencatatkan kebahagiaan di buku kehidupanku
Senin, 18 Januari 2016
Rabu, 05 Agustus 2015
Kalimat dari Lisanku untuk kalian wahai…” siswa siswiku tercinta
Kalimat dari Lisanku untuk kalian wahai…” siswa siswiku tercinta
By : Miecko Febriant
Dalam puing-puing dedaunan.
Terbawa lamunan nan jauh ke sukma , menebar harum dalam setiap makna.
Jauh ku arungi arti dari sebuah perjumpaan , dalam butiran do’a.
Mencoba untuk bangkit dan terus melangkah tuk mencarinya__sebuah perjumpaan.
Denyut nadi tak bisa berhenti.
Berhenti dalam goresan dan peluh rasa ingin tahu.
Dari sebuah titik menjelmalah menjadi garis yang berlalu-lalang.
Itulah seumpamanya.
Berawal dari sebuah perjumpaan yang berkembang menjadi kebersamaan,
Yap...lebih tepatnya sebuah keakraban.
Lajur kehidupan memang di takdirkan untuk berputar , begitu pula alur cerita ini__perjumpaan.
Sekian Lama tinggal di bukit suka.
Kini aku terjatuh , jatuh ke dalam lembah duka yang penuh kesakitan.
Dari rasa sakit aku mencoba tepis rasa yang tak bersahabat itu__duka dan sakit.
Tertatih , tapi bukan seras pedih
Selayaknya mentari yang selalu menyinari , aku masih terus berfikir.
Akankah sebuah perjumpaan akan menemui sebuah perpisahan ??
Suara hati mengerutkan fikiranku untuk terus berlalu membawa angan.
Malam berlalu.......
Angin pun ikut terbawa oleh suasana hatiku , angin bagaikan bahagiaku.
Tatkala suara petir membentak jantungku menghentikan serasa denyut nadi ini,petir bagaikan dukaku.
Hingga petir menurunkan titahnya pada hujan yang turun , hujan bagaikan tangisanku.
Bagian dari suasana hatiku.
Hujan berhenti.....Tahukah kau bintang....?
Tersadar akan ini , tak perlu terluka dalam nestapa , bahagiaku dengan manja.
Aku merasa cukup dengan semua itu__perjumpaan dan keakraban.
Walau manakala kata “perpisahan” mengglegar di telingaku , aku mencoba tuk tetap tersenyum walau dalam paksaan.
Namun,,,,Kini ku menyadari...
Di dunia ini.........
Sebuah perjumpaan sangatlah mustahil tuk tetap abadi,
Begitu pula sebaliknya...
Sebuah perpisahan juga sangat mustahil tuk tetap abadi.
Awal adalah akhir Dan akhir adalah awal .
Semua yang berawal adalah akhir Dan semua yang berakhir adalah awal
Selamat jalan Siswa Siswiku
Semoga Kalian Dapat menempuh jalan yang Lurus
Dan mendapatkan impian yang selama ini kalian cari
Dan ingat selalu pesanku jangan pernah lupakan Gurumu”
































