Kepala Sekolah Baris dalam satu barisan dengan Dewan Guru yang lainya dan siswa siswi SDN BLUKBUK 1” Dengan Tertibnya bersalaman.
Tampilkan postingan dengan label TIPS MENDIDIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS MENDIDIK. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 Juli 2018
Menyambut Ajaran Baru Dengan Semangat Baru
MENYAMBUT AJARAN BARU TAHUN 2018
Dengan Semangat Baru Demi Terciptanya Sekolah Yang diharapkan
Dipagi hari yang Cerah menyuguhkan pemandangan ramai oleh orangtua yang mengantar buah hatinya, masuk sekolah
Senin, 23 Juli 2018 siswa-siswi kelas 1 datang kesekolah bersama orang tua mereka dengan wajah yang penuh semangat.
Mereka disambut oleh Bapak Suanda.S.Pd Kepala Sekolah SD Negeri Blukbuk 1 dan Para Dewan Guru yang lainya.
Acara penyambutan dimulai dengan upacara pembukaan di lapangan Sekolah yang dibuka langsung oleh Kepala Sekolah
sekaligus memperkenalkan diri dan nama-nama wali kelas dan Pendamping serta guru yang mengajar di kelas 1. Dan kelas lainya.
Dalam Sambutanya Beliau menyampaikan Kepada seluruh Peserta Upacara Baik Siswa maupun Dewan Guru juga dihadiri para wali murid”
Hari ini mungkin hari baru dengan suasana yang baru di sertai ada sedikit yang berbeda.
Tentu kalian sudah paham bahwa hari ini terlihat wajah-wajah baru di depan kalian yaitu kelas satu dengan seragam barunya dan terlihat rapih. Tapi Baru bukan alasan utama, yang utama itu kerapihanya
" Tutur Kepala Sekolah”
khususnya bagi kalian yang sekarang kelas dua kelas tiga empat lima dan enam. Di depan kita ada kelas satu. Untuk kalian semua kelas satu, bapak ucapkan selamat datang kepada kalian semua.
Semoga kalian memiliki semangat belajar yang sungguh-sungguh di sekolah ini. Dan semoga kehadiran kalian mampu mengantarkan sekolah, memiliki kemampuan bersaing dengan sekolah lain, menjadi sekolah terbaik dalam pandangan masyarakat. Dan kalianlah yang menentukan semua ini. Ucap Kepala Sekolah Bpk Suanda. S.Pd dalam sambutanya.
Akhir dari sambutanya dilanjut dengan acara Bersalaman.
Yang dilakukan Selepas Upacara Penutup
Karna ini adalah salah satu tradisi Sekolah SDN BLUKBUK 1 yang diterapkan Bpk Suanda. S.Pd Selaku Kepala SD Negeri Blukbuk 1.
Tentu dengan alasan yang kuat yaitu Dengan Tujuan Agar Terjaganya ikatan Tali Silaturahmi kita, baik sesama siswa maupun dengan Dewan Guru terlebih menanamkan Akhlaq yang mulia untuk siswa dalam kehidupan sehari - harinya
Kepala Sekolah Baris dalam satu barisan dengan Dewan Guru yang lainya dan siswa siswi SDN BLUKBUK 1” Dengan Tertibnya bersalaman.
Sungguh Pemandangan yang indah untuk dilihat.
Nah'' Itulah sahabat apa disampaikan Bpk Suanda. S.Pd Kepala Sekolah SD Negeri Blukbuk 1. Kita jadikan sebagai motivasi diri kita
Peliharalah semangat agar terus berkobar, dan jadikan tahun ajaran baru ini sebagai titik awal untuk menanjak ke tangga lebih tinggi.
Semoga apa yang baru saja sahabat simak memberikan manfaat buat sahabat semua. Mohon maaf bila ada kata-kata yang tidak berkenan.
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Salam Jurnalis.Net. Miecko Harmoko
Rabu, 10 Februari 2016
Metode Mendidik Siswa Tingkat Sekolah Dasar
Pendidikan Sekolah dasar adalah pendidikan yang menyesuaikan karakteristik anak didik , dimana usia siswa yang masih anak-anak harus di arahkan, agar mengarah pada pendidikan yang sesuai dengan karakteristik anak didik.
1. Anak usia SD Senang bergerak
Anak senang bergerak maksudnya dalam masa pertumbuhan fisik dan mentalnya anak menjadi hiperaktif lonjak kesana kesini bahkan seperti merasa tidak capek mereka tidak mau diam dan duduk saja menurut pengamatan para ahli anak duduk tenang paling lama sekitar 30 menit. Peranan guru hendaknya merancang model pembelajaran yang memungkinkan anak berpindah atau bergerak. Mungkin dengan permaianan, olahraga dan lain sebagainya.
2. Anak usia SD Senang bermain
Usia yang masih dini anak cenderung untuk ingin bermain dan menghabiskan waktunya hanya untuk bermain karena anak masih polos yang dia tahu hanya bermain maka dari itu agar tidak megalami masa kecil kurang bahagia anak tidak boleh dibatasi dalam bermain. Peranan guru yaitu harus mengetahui karakter anak sehingga dalam penerapan metode atau model pembelajaran bisa sesuai dan mencapai sasaran, misalnya model pembelajaran yang santai namun serius, bermain sambil belajar, serta dalam menyusun jadwal pelajaran yang berat(IPA, matematika dll.) dengan diselingi pelajaran yang ringan(keterampilan, olahraga dll.)
Usia yang masih dini anak cenderung untuk ingin bermain dan menghabiskan waktunya hanya untuk bermain karena anak masih polos yang dia tahu hanya bermain maka dari itu agar tidak megalami masa kecil kurang bahagia anak tidak boleh dibatasi dalam bermain. Peranan guru yaitu harus mengetahui karakter anak sehingga dalam penerapan metode atau model pembelajaran bisa sesuai dan mencapai sasaran, misalnya model pembelajaran yang santai namun serius, bermain sambil belajar, serta dalam menyusun jadwal pelajaran yang berat(IPA, matematika dll.) dengan diselingi pelajaran yang ringan(keterampilan, olahraga dll.)
3. Anak usia SD Senang merasakan/ melakukan sesuatu secara langsung
Ditinjau dari teori perkembangan kognitif, anak SD memasuki tahap operasional
konkret. Dari apa yang dipelajari di sekolah, ia belajar menghubungkan konsep
konsep baru dengan konsep-konsep lama. Jadi dalam pemahaman anak SD semua materi atau pengetahuan yang diperoleh harus dibuktikan dan dilaksanakan sendiri agar mereka bisa paham dengan konsep awal yang diberikan. Berdasarkan pengalaman ini, siswa membentuk konsep-konsep tentang angka, ruang, waktu, fungsi-fungsi badan, pera jenis kelamin, moral, dan sebagainya. Peranan guru hendaknya merancang model pembelajaran yang memungkinkan anak terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Sebagai contoh anak akan lebih memahami tentang arah mata angin, dengan cara membawa anak langsung keluar kelas, kemudian menunjuk langsung setiap arah angin, bahkan dengan sedikit menjulurkan lidah akan diketahui secara persis dari arah mana angin saat itu bertiup.
4. Anak usia SD Anak cengeng
Pada umur anak SD, anak masih cengeng dan manja. Mereka selalu ingin
diperhatikan dan dituruti semua keinginannya mereka masih belum mandiri dan harus selalu dibimbing. Peranan guru yaitu membuat metode pembelajaran tutorial atau metode bimbingan agar kita dapat selalu membimbing dan mengarahkan anak, membentuk mental anak agar tidak cengeng.
5. Anak usia SD Anak sulit memahami isi pembicaraan orang lain
Pada pendidikan dasar yaitu SD, anak susah dalam memahami apa yang diberikan guru. Peranan guru SD harus dapat membuat atau menggunakan metode yang tepat misalnya dengan cara metode ekperimen agar anak dapat memahami pelajaran yang diberikan dengan menemukan sendiri inti dari pelajaran yang diberikan sedangkan dengan ceramah yang dimana guru Cuma berbicara didepan membuat anak malah tidak memahami isi dari apa yang dibicarakan oleh gurunya.
6. Anak usia SD Senang diperhatikan
Di dalam suatu interaksi social anak biasanya mencari perhatian teman atau
gurunya mereka senang apabila orang lain memperhatikannya, dengan berbagai cara
dilakukan agar orang memperhatikannya. Peran guru SD untuk mengarahkan perasaan anak tersebut dengan menggunakan metode tanya jawab misalnya, anak yang ingin diperhikan akan berusaha menjawab atau bertanya dengan guru agar anak lain beserta guru memperhatikannya.
7. Anak usia SD Senang meniru
Dalam kehidupan sehari hari anak mencari suatu figur yang sering dia lihat
dan dia temui. Mereka kemudian menirukan apa yang dilakukan dan dikenakan orang yang ingin dia tiru tersebut. Dalam kehidupan nyata banyak anak yang terpengaruh acara televisi dan menirukan adegan yang dilakukan disitu, misalkan acara smack down yang dulu ditayangkan sekarang sudah ditiadakan karena ada berita anak yang melakukan gerakan dalam smack down pada temannya, yang akhirnya membuat temannya terluka. Namun sekarang acara televisi sudah dipilah-pilah utuk siapa acara itu ditonton sebagai calon guru kita hanya dapat mengarahkan orang tua agar selalu mengawasi anaknya saat dirumah. Contoh lain yang biasanya ditiru adalah seorang guru yang menjadi pusat perhatian dari anak didiknya. Peranan guru SD harus menjaga tindakan, sikap, perkataan, penampilan yang bagus dan rapi agar dapat memberikan contoh yang baik untuk anak didik kita.
Selasa, 04 November 2014
Tips Menghadapi anak "Bandel"
Tips Menghadapi anak "Bandel"
Saya pribadi tidak setuju dengan judul diatas karena cap atau label
nakal mudah sekali diberikan guru jika ia merasa tidak sanggup
mengendalikan perilaku siswanya. Siswa yang nakal kebanyakan akan
menanggung cap tersebut selama bertahun-tahun ia berada di sekolah yang
sama. Jika seorang anak mendapat cap nakal di tahun pertama ia
bersekolah maka lazimnya cap itu akan melekat terus.
Uniknya ukuran nakal tiap guru berbeda-beda. Bagi seorang guru yang
mengajar di sekolah yang berbasiskan agama maka semua anak ‘jalanan’
atau yang hidupnya di jalan akan dikatakan sebagai anak nakal. Tidak
heran karena di sekolah tsb segala perkataan anak dijaga dan
diperhatikan. Anak tidak boleh berkata kasar dan sebagainya. Sedangkan
untuk anak yang hidup di jalan, bahasa sehari-hari mereka memang
kata-kata yang menurut kita ‘kasar’ dan tidak pada tempatnya.
Dengan demikian mari sebagai pendidik mulai untuk mengurangi memberi
cap negatif. Karena cap negatif sangat relatif dan punya standar dan
ukuran berbeda.Hal yang bisa guru lakukan adalah mendekonstruksi kembali cap anak nakal.
Menurut saya tidak ada yang namanya anak nakal, yang ada adalah;
- anak yang kurang kasih sayang orang tua. Ia berulah negatif di kelas karena ia perlu perhatian. Bagi anak seperti ini, teriakan marah guru seperti ‘belaian’ dikupingnya karena dirumah ia bahkan jarang ada yang memperhatikan
- anak yang terkena bully dari saudara atau teman sepermainannya. Tipe anak seperti ini akan melakukan hal yang sama pada anak lainnya karena ia adalah ‘korban’ dan berusaha untuk membalas dendam
- anak yang kedua orang tuanya mengalami masalah perkawinan. Baginya kehidupan sudah tidak nyaman lagi. Kedua orang tua yang seharusnya melindungi sedang berkonflik hal ini yang menjadikannya tidak fokus saat di kelas dan menjadikannya biang onar di kelas.
Daftar diatas bisa bertambah lagi dengan sederet hal lain yang bisa dipandang sebagai penyebab dari ‘kenakalan seorang’ anak.
Jika di kelas anda ada anak yang berkategori nakal ini saran saya;
- stop ucapkan atau hentikan cap nakal pada anak tersebut. Katakan “saya pikir yang orang lain katakan tentang kamu itu tidak benar, menurut saya kamu lebih baik dari yang orang bilang” dengan demikian anak tersebut merasa ada orang yang masih percaya padanya.
- cari terus info lengkap mengenai latar belakang keluarga atau info apapun demi membuat anda jadi lebih pengertian dan sabar dalam menghadapi perilakunya
- tetap bersabar dan berdoa untuk anak tersebut. Ucapkan nama anak tersebut dalam doa ketika anda selesai beribadah, maka saat menghadapi ulahnya saya yakin guru akan dikaruniai kesabaran.
- Beri ia kepercayaan. Mulai dari yang kecil, biarkan ia membawakan barang-barang anda ke ruang guru sampai jadikan ia pemimpin dalam suatu kesempatan di kelas.
- Tangkap basah saat ia berbuat baik, puji ia saat itu juga, atau dengan tulisan dengan secarik kertas.
- Saat menegur katakan “minggu ini kamu sudah banyak kemajuan, kenapa sekarang kok berulah yang negatif lagi?’
- Katakan “saya bangga kamu bisa berubah’ bukan “saya senang kamu bisa berubah’. Jika anda katakan senang maka ia akan berubah demi menyenangkan anda sebagai gurunya. Sementara perasaan bangga dari guru murni terjadi karena guru bangga akan sikap yang muridnya perbuat.
- Katakan “saya percaya kamu pasti bisa memilih hal yang paling baik untuk diri mu sendiri dan bisa berubah’.
Menghentikan sikap anak yang negatif hanya bisa dimulai dengan strategi dengan menggunakan pendekatan hati.
Jika setahun bersama anda ia belum juga berubah percayalah di tahun berikutnya ia akan berubah, jika belum berubah juga percayalah bahwa ia akan ingat ada satu guru yaitu anda yang selalu percaya padanya.
Selanjutnya Saya Ucapkan terimakasih yang sudah menyempatkan waktunya berkunjung di blog saya, Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.
Salam Sahabat Pelangiku Micko Harmoko.....
Jika setahun bersama anda ia belum juga berubah percayalah di tahun berikutnya ia akan berubah, jika belum berubah juga percayalah bahwa ia akan ingat ada satu guru yaitu anda yang selalu percaya padanya.
Selanjutnya Saya Ucapkan terimakasih yang sudah menyempatkan waktunya berkunjung di blog saya, Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.
Salam Sahabat Pelangiku Micko Harmoko.....
Tips Menjadi Guru yang Disenangi Murid
Tips Menjadi Guru yang Disenangi Murid
Kali ini saya mau berbagi Untuk Sahabat Pelangiku Tips Menjadi Guru Yang disenangi Murid
Metode pembelajaran yang bervariatif dan menyenangkan.

Guru jangan hanya terpaku dengan satu metode saja, misalnya hanya ceramah, tetapi gunakan metode yang menyenangkan, yaitu yang membuat murid aktif dan melakukan sendiri.
Menciptakan kondisi belajar mengajar yang kondusif.
Guru yang menguasai materi dan menyampaikannya dengan enak dan mudah dipahami murid serta memberikan penilaian yang obyektif.
Guru yang humoris.
Jika ditanya, guru yang seperti apa yang paling disukai murid?
Hampir pasti kebanyakkan adalah guru yang humoris. Tentu dengan candaan dan humor membuat belajar lebih menyenangkan. Tetapi bukan berarti humor yang menyinggung kekurangan muridnya, melainkan humor pada tempat dan saat yang tepat.
Memberikan hak dan kebutuhan muridnya.


Murid juga memiliki hak yang harus dipenuhi oleh gurunya, misalnya hak bertanya dan mendapatkan jawaban yang tepat. Guru yang memberikan kebutuhan siswa, baik itu kebutuhan akan karakter dan perkembangannya ataupun kebutuhan untuk dihargai.
Menjaga wibawa
Menjaga wibawa, tercermin dari tingkah laku atau sikap di dalam kelas atau di luar kelas.
Mampu menjadi teladan.

Guru harus tetap bisa menjadi contoh untuk murid-muridnya. Tidak hanya pandai berbicara tetapi juga mampu mempraktekannya.
Berpenampilan menarik, murah senyum serta sabar.
Mendidik dengan hati dan menginspirasi.

Mendidik atau mengajar bukan hanya dianggap sebagai pekerjaan atau profesi, lebih dari itu juga dimaknai sebagai pengabdian dan ibadah.
Nah" itu lah kawan Tips agar guru disukai dan di cintai murid
Salam Miecko Febriant..... mari kita laksanakan Semoga bermanfaat
Terimakasih Atas kunjungannya"


























